PERAN NASKAH DALAM MEMBANGUN EMOSI DAN KETEGANGAN PADA FILM “DUA GARIS BIRU” THE ROLE OF THE SCRIPT IN BUILDING EMOTION AND TENSION IN THE FILM "DUA GARIS BIRU"
Keywords:
dua garis biru, Naskah, KeteganganAbstract
Penelitian ini menganalisis bagaimana naskah film Dua Garis Biru membangun ketegangan dan emosi melalui elemen-elemen teknis seperti dialog, alur cerita, pengembangan karakter, dan pendekatan tematik yang sesuai dengan konteks sosial budaya Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dimana data dikumpulkan melalui literatur terkait dan wawancara dengan empat narasumber yang memiliki perspektif gender berbeda. Temuan penelitian menunjukkan bahwa dari sudut pandang laki-laki, cerita ini menggambarkan perjuangan Bima yang merasa bersalah, bingung, dan terbebani oleh tanggung jawab yang besar. Sementara itu, dari sudut pandang perempuan, kisah ini menggambarkan kecemasan dan ketakutan Dara dalam menghadapi akibat dari tindakannya. Secara keseluruhan, naskah ini berhasil menggambarkan konflik emosional dan tekanan sosial dari perspektif gender yang berbeda, menjadikannya cerita yang penuh empati dan relevansi sosial.
Kata Kunci: Dua Garis Biru; naskah; ketegangan.




