Edukasi Nutrisi Remaja: Sugar-Sweetened Beverages (SSB)

https://doi.org/10.52593/svs.05.2.02

Penulis

  • Dhea Pebri A. C. Simatupang Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Ratih Wirapuspita Wisnuwardani Universitas Mulawarman, Indonesia

Kata Kunci:

Obesitas remaja, Sugar-Sweetened Beverages (SSB), Literasi Gizi, Edukasi Kesehatan

Abstrak

Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 menunjukkan prevalensi obesitas remaja sebesar 5,6%, sementara obesitas nasional pada penduduk dewasa meningkat menjadi 23,4%.  Konsumsi Sugar-Sweetened Beverages (SSB) yang tinggi di kalangan remaja menjadi faktor risiko obesitas dan penyakit kronis lainnya.

Untuk mengatasi masalah ini, program pengabdian masyarakat  dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tenggarong dengan tujuan meningkatkan literasi gizi dan mengurangi konsumsi SSB.  Program ini melibatkan 30 siswa dan menggunakan desain action research dengan pendekatan cross sectional.

Evaluasi dilakukan melalui kuesioner (pre-test dan post-test)  yang  berisi 10 pertanyaan untuk  menilai literasi gizi dan konsumsi SSB. Uji Wilcoxon digunakan untuk menganalisis perbedaan skor pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi.

Hasilnya menunjukkan peningkatan  literasi gizi yang signifikan pada siswa setelah mengikuti program edukasi.  Program ini diharapkan dapat berkontribusi pada  peningkatan kesadaran  tentang dampak negatif SSB dan mendorong perilaku  hidup sehat di kalangan remaja.

Referensi

BKPK Kemenkes. (2023). SKI 2023 Dalam Angka. - Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/ski-2023-dalam-angka/

Friedman, H. S., Martin, L. R., Tucker, J. S., Criqui, M. H., Kern, M. L., & Reynolds, C. A. (2008). Stability of Physical Activity across the Lifespan. Https://Doi.Org/10.1177/1359105308095963, 13(8), 1092–1104. https://doi.org/10.1177/1359105308095963

Imoisili, O. E., Park, S., Lundeen, E. A., Yaroch, A. L., & Blanck, H. M. (2020). Daily Adolescent Sugar-Sweetened Beverage Intake Is Associated With Select Adolescent, Not Parent, Attitudes About Limiting Sugary Drink and Junk Food Intake. American Journal of Health Promotion, 34(1), 76–82. https://doi.org/10.1177/0890117119868382

JDIH Kemenkes. (2014). PERATURAN MENTERI KESEHATAN PERMENKES NOMOR 25 TAHUN 2014. https://regulasi.bkpk.kemkes.go.id/detail/ffb9b802-9f1b-4d14-a945-2fa830ac0db0/

Joulaei, H., Keshani, P., & Kaveh, M. H. (2018). Nutrition literacy as a determinant for diet quality amongst young adolescents: A cross sectional study. Progress in Nutrition, 20(3), 455–464. https://doi.org/10.23751/PN.V20I3.6705

Koca, B., & Arkan, G. (2020). The relationship between adolescents’ nutrition literacy and food habits, and affecting factors. Public Health Nutrition, 24(4). https://doi.org/10.1017/S1368980020001494

Li, B., Yan, N., Jiang, H., Cui, M., Wu, M., Wang, L., Mi, B., Li, Z., Shi, J., Fan, Y., Azalati, M. M., Li, C., Chen, F., Ma, M., Wang, D., & Ma, L. (2023). Consumption of sugar sweetened beverages, artificially sweetened beverages and fruit juices and risk of type 2 diabetes, hypertension, cardiovascular disease, and mortality: A meta-analysis. Frontiers in Nutrition, 10. https://doi.org/10.3389/FNUT.2023.1019534

Malik, V. S., & Hu, F. B. (2022). The role of sugar-sweetened beverages in the global epidemics of obesity and chronic diseases. Nature Reviews. Endocrinology, 18(4), 205. https://doi.org/10.1038/S41574-021-00627-6

P2PTM Kemenkes RI. (2019, April 2). Konsumsi Gula Harian. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/penyakit-diabetes-melitus/page/11/konsumsi-gula-harian-tidak-lebih-dari-50-gram-hari-setara-dengan-4-sendok-makan

Sinaga, Y. L. D. Y., Susilawati, E., Pratama, R., Yulianie, R., & Silviana, N. (2023). Peningkatan Literasi Gizi Untuk Mengurangi Konsumsi Sugar Sweetened Beverages pada Siswa SMA. Karya Kesehatan Siwalima, 2(1), 27–33. https://doi.org/10.54639/KKS.V2I1.965

Tage, P. K. S., Febriyanti, E., Dion, Y., Gatum, A. M., & Djogo, H. M. A. (2024). Penerapan Pembelajaran Berbasis Misi untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja SMA tentang HIV/AIDS di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia, 4(5), 1321–1332. https://doi.org/10.54082/JAMSI.1317

Wahyuni, F. C., Karomah, U., Basrowi, R. W., Sitorus, N. L., & Lestari, L. A. (2023). The Relationship between Nutrition Literacy and Nutrition Knowledge with the Incidence of Stunting: A Scoping Review. Amerta Nutrition, 7(3SP), 71–85. https://doi.org/10.20473/AMNT.V7I3SP.2023.71-85

World Health Organization. (2021, October 7). Adolescent Health SEARO. https://www.who.int/southeastasia/health-topics/adolescent-health

Diterbitkan

2025-07-30

Cara Mengutip

Simatupang, D. P. A. C., & Wisnuwardani, R. W. (2025). Edukasi Nutrisi Remaja: Sugar-Sweetened Beverages (SSB). Sivitas : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(2). https://doi.org/10.52593/svs.05.2.02

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.